Tampilkan postingan dengan label Blogging Ethics. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Blogging Ethics. Tampilkan semua postingan

Mengapa Komentar Spam Berbahaya dan Apa Solusinya?

Beberapa hari ini saya telah dan masih berjuang habis-habisan untuk menyeleksi komentar di setiap posting blog. Sampai hari ini, sekitar 2000an komentar spam telah saya hapus dan masih terus bertambah nantinya. Total ada 7ribuan komentar spam yang telah terhapus sejauh ini di buka-rahasia.blogspot.com. Bukan karena faktor kualitas komentar yang menjadi sebab utama, melainkan karena saya sudah jengah membiarkan komentar-komentar spam yang semakin menggunung dan mulai memberikan efek negatif terhadap posting blog.

Cara Menghadapi Komentar Spam Blog.
Mungkin ini juga terjadi pada sobat semua, anda membaca sebuah artikel blog atau video di internet, kemudian bertemu dengan komentar-komentar sampah dan tidak relevan. Anda mungkin berpikir, ini apaan sih? Apa yang terlintas di benak anda, suka atau tidak suka? Beberapa webmaster dan blogger menyalahgunakan fitur komentar tersebut dengan mengeksplotasi dan menanamkan keyword dan jutaan link untuk meningkatkan ranking organiknya. Apa faktanya?

Faktanya, komentar spam itu parah!

Komentar spam bisa diartikan serta diwujudkan dalam banyak bentuk dan cara. Jika dibahas tentu tidak cukup satu halaman ini berbicara. Akan tetapi, jika dibicarakan secara general, komentar spam berarti komentar yang tidak diharapkan, tidak berkaitan, serta tidak ditujukan untuk merespon atau mendiskusikan sebuah pembicaraan di dalam artikel/posting blog. Tujuannya hanyalah untuk meninggalkan "jejak", berpromosi tanpa cara yang layak, dan yang terakhir, untuk meninggalkan link spam (demi SEO, katanya). Spam secara umum memiliki tujuan yang hampir sama, tetapi melalui banyak media seperti email, facebook message, status, aplikasi, tweet (biasanya menggunakan via @ profil yang populer), SMS, dan banyak lagi. Tujuan utamanya untuk menggapai pelanggan secara untung-untungan dan ada (yang terparah) untuk membahayakan orang lain (phising, malware, virus, scam, dll).

Jadi, pada intinya, segala sesuatu dalam bentuk pesan yang dikirimkan tanpa otorisasi dan atau tidak diharapkan disebut sebagai SPAM.

Di Blog berplatform WordPress, saya dapat dengan mudah melakukan apapun karena pengaturan/settings serta penggunaan plugin adalah perkara mudah. Tapi di Blogger, sangat sulit. Misalnya, ketika kita mengkategorikan sebuah komentar sebagai spam, maka komentar berikutnya dari sumber yang sama tidak langsung teridentifikasi. Saya harus melakukan berulang-ulang hingga sistem penyaring spam Blogger "menyadari" ini. Sebaliknya, komentar bukan spam justru dimasukkan ke dalam spam secara otomatis!

Namun demikian, itu tidak menyurutkan niat saya untuk memerangi spam di blog ini. Menghabiskan waktu berjam-jam menghapus spam tiap harinya menurut saya jauh lebih baik daripada "memelihara" komentar spam. Apa alasannya? Komentar spam tidak hanya membuat situs anda menurun kualitasnya, tapi juga kepercayaan pembaca. 

Saya pernah mendapatkan komentar dari sobat Blogger mengenai komentar spam yang tidak dihapus dan mempertanyakan kejelian serta keseriusan saya dalam mengurus blog. Sebagai pembaca, dia merasa risih jika harus melihat komentar-komentar spam dimana dia seharusnya mempelajari komentar sebagai lanjutan dia membaca artikel di atasnya. Saya juga mendapat banyak email dari sobat-sobat Blogger yang dengan baik menyampaikan ada komentar spam di halaman posting blog saya. Ini terjadi ketika masa saya jarang mengupdate blog karena pekerjaan dunia offline yang menggunung. Ini sekaligus membuktikan bahwa pembaca pun juga tidak menghendaki komentar spam.

Sebagai pengalaman pribadi, saya pun membuktikan bahwa komentar spam memang (maaf) "menjijikkan". Sebagai surfer internet, saya sering bertandang ke blog-blog lain. Ketika selesai membaca, saya biasa scroll ke bawah untuk melihat komentar-komentar dan melihat kalau-kalau ada diskusi lanjutan yang menarik. Sayangnya, di beberapa artikel blog, saya sering menemui banyak spam, dan biasanya jika sudah terlanjur banyak, saya mengurungkan niat untuk memberikan komentar. 

Seketika juga, saya semakin merasa tidak percaya dengan identitas produk dan link situs yang diusung dalam komentar-komentar spam tersebut. Bisa jadi, sebenarnya produk itu tidak bersalah, tapi karena banyaknya "nama produk" itu muncul di berbagai komentar spam, tingkat kepercayaan saya makin menurun. Rupanya si spammer tidak menyadari, bahwa dengan caranya itu, tidak hanya dia saja yang reputasinya menurun, tapi juga produk yang dipromosikannya, meskipun dia cuma reseller atau promotor. Ini yang jarang dibicarakan dalam dunia internet marketing, meskipun sudah banyak case study dilakukan dan hasilnya demikian. Nah, tentu ini juga berlaku bagi anda yang mengusung nama blog.

(Saya harap anda belum bosan, karena kita akan masuk ke bagian pentingnya... hehe)

Jika di-breakdown, setidaknya, ada 3 poin besar efek komentar spam:


1. Komentar spam merusak reputasi.
Bayangkan seorang pengunjung datang dan membaca halaman posting anda, seperti yang saya lakukan di atas. Si pengunjung kemudian melihat komentar-komentar spam di bawahnya. Dia akan berpikir panjang untuk meninggalkan komentar, karena komentarnya "hanya" akan dinilai "kecil" di antara komentar-komentar spam tersebut. Kepercayaannya pada anda pun menurun karena faktor manajemen blog dan otoritas. Demikian juga bagi spammer. Kepercayaan orang terhadapnya juga menurun. Semakin banyak spam yang dibuat olehnya, semakin turun reputasinya, karena dia semakin dikenal sebagai spammer. Bahayanya, jika ternyata si spammer mengusung produk atau website lain (misalnya sebagai jasa backlink spam), produk dan website yang semestinya tidak bersalah ikut terkena imbasnya.

2. Komentar spam menurunkan ranking SEO
Anda pun sudah jelas tahu dan melihat bahwa Google menurunkan ranking situs-situs yang mengarahkan link pada situs-situs berkualitas rendah, dan juga situs-situs berkualitas rendah itu sendiri. 

Dalam sebuah artikel yang diterbitkan pada 2009 lampau, Google berbicara mengenai fakta komentar spam:

a. Menyalahgunakan fitur komentar pada situs yang semestinya tidak bersalah adalah cara yang buruk dan beresiko. Jika demikian kejadiannya, maka anda telah menodai kerja keras seseorang dan menurunkan kualitas web, mengubah sebuah sumber informasi yang berkualitas menjadi sekumpulan keyword yang tidak masuk akal.

Ini berkaitan dengan isi komentar yang sama sekali tidak relevan dengan isi artikel/posting. Artinya komentar tersebut memang bukan ditujukan untuk mendiskusikan atau merespon isi, tapi hanya sekedar untuk berpromosi, meninggalkan jejak, dan tujuan-tujuan buruk lainnya. Komentar tidak relevan membuat konsistensi dan relevansi konten dalam sebuah halaman menurun. Semakin banyak spam, semakin menurun relevansinya. Efeknya jelas kepada ranking.

b. Spammer seringkali menggunakan fitur komentar untuk membangun link situs (yang diragukan kualitasnya) guna meningkatkan ranking. Google memiliki pemahaman grafik link web, dan memiliki algoritma untuk mendeteksi dan menangani link spam (sekarang juga didukung Penguin). Spammer bisa menghabiskan waktu berjam-jam hingga seharian untuk meninggalkan jejak link di berbagai artikel blog. Sebenarnya ini sia-sia saja, karena pengaruhnya hanya kecil sekali bahkan tidak ada karena Google sangat jeli untuk tidak memberikan bobot nilai pada link-link semacam ini. Daripada menghabiskan waktu dan energi sia-sia seperti itu, lebih baik manfaatkan untuk menciptakan produk konten yang bermanfaat bagi masyarakat internet.

Yang perlu diperhatikan adalah pada situs yang mengandung link-link spam. Meskipun situs itu tidak bersalah, bahkan tidak tahu, namun visibilitas dan rankingnya bisa menurun drastis karena link-link tersebut. Jadi jika website anda menerima link-link semacam ini, dan jumlahnya semakin menggunung, maka peringkat atau ranking anda terancam. Ratusan link, meskipun nofollow, tetap akan berbahaya karena ini menunjukkan ketidakwajaran sebuah halaman web. Memberikan rujukan kepada ratusan link eksternal dan tidak relevan bukan hal yang baik dan wajar, baik di mata manusia maupun search engine. Apalagi jika komentar web anda dofollow, bisa anda bayangkan sendiri efeknya...

3. Komentar spam melukai dunia Blogosphere
Menurut saya, seorang blogger tidak hanya bertanggungjawab pada blognya sendiri namun juga kepada seluruh dunia blogosphere. Jika sebuah blog memperbolehkan komentar spam dan membiarkannya terjadi, maka artinya dia memberikan pemahaman pada para spammer bahwa mereka boleh melakukan apapun yang mereka suka pada blog-blog lainnya. Jika seorang blogger memiliki kebiasaan melakukan spam, maka dia memberi signal pada dunia internet bahwa semua blogger juga melakukan hal yang sama, sekaligus memberi contoh negatif permisif bahwa melakukan spam pada komentar adalah hal wajar. Semua berawal dari satu, kemudian menjamur menjadi sebuah kewajaran. Ini tentu benar-benar melukai dunia blogosphere dimana para blogger seharusnya bisa bertemu, berdiskusi, berbagi ide, dan bersosialisasi secara nyaman. 

Saya bisa bayangkan betapa banyaknya blog mati setiap harinya masih rutin dibombardir oleh spam. Bahkan ada banyak pula blog yang mati karena spam!

Solusi Menghadapi Komentar Spam

Sebagai kebijakan pribadi, saya kini melakukan moderasi komentar sebelum dapat diterbitkan serta mengubah fitur komentator untuk menghindari anonimitas. Sebelumnya saya tidak melakukan moderasi, tapi karena kini banyak spammer pun memiliki profil Google atau Blogger, dan spam masih menjamur, maka terpaksa moderasi diambil sebagai solusi. Ini sangat efektif, saya bisa menyaring, bahkan menjawab komentar penting dengan jauh lebih urut dan baik karena semua komentar terbaca.

Sebagai saran, berikut beberapa poin yang dapat dilakukan untuk menghindari komentar spam dan efeknya:
1. Jangan izinkan komentar anonymous. Seorang yang benar-benar berniat untuk berkomentar tentu tidak bersembunyi.
2. Gunakan captcha atau tool sejenis untuk menghindari komentar otomatis (robot). Ini paling sering terjadi pada blog-blog CMS seperti WordPress.
3. Gunakan plugin atau module antispam (akismet, WP AntiSpam, apa saja yang menurut anda efektif) jika anda menggunakan platform CMS seperti WordPress.
4. Gunakan rel="nofollow" pada komentar. Pada beberapa blog seperti WordPress, Blogger, Joomla, dll atribut ini sudah ada secara default.
5. Aktifkan moderasi komentar. Ini cara yang menurut saya paling efektif.
6. Hapus segera jika ditemukan komentar spam.

Cara Mengidentifikasi Komentar Spam

Cara-cara seperti moderasi tidak akan efektif apabila anda tidak dapat mencermati komentar secara mendalam. Bisa jadi sebuah komentar spam akan lolos karena seolah-olah tampak natural. Berikut ciri-ciri yang jelas maupun samar:
1. Komentar berisi link. Jangan pernah toleransi komentar berisi link sebagus apapun itu. Sebab komentar berisi link sudah jelas memiliki tujuan tersendiri meskipun sang komentator tampak tulus.
2. Nama komentator (anchor text) terlalu generik, atau menggunakan keyword-keyword umum. Biasanya didominasi nama obat-obatan, gambling, perumahan, dll atau keyword generik terdiri dari kata-kata panjang, misalnya keyword-keyword kontes SEO. Tidak ada tujuan lain selain "menyembah Google".
3. Komentar yang cukup pendek dan seolah memuji, di atasnya nama komentator dengan keyword tidak relevan sama sekali. Biasanya seperti ini, "Nice site!", "Nice blog", "Keren", "Makasih", dll. Saya menganggap komentar demikian terlalu mengada-ada.
4. Komentar panjang tapi terlalu umum. Sering ditemui dalam bahasa Inggris atau hasil translate dari Indonesia dan sebaliknya. Seolah memuji, bahkan kadang mengkritik. Contoh: "You have a very good topic to talk about. It is a luck for me to drop by! Keep up the good work! Only, your site is too slow. But it's okay. I will come here often." Ini adalah kalimat generik, biasanya dilakukan oleh robot, atau digunakan oleh spammer manual berkali-kali di berbagai komentar (copy paste). Tentu bervariasi. Ada jasa backlink otomatis yang menyediakan template isi komentar, dalam PHP, JS, dll.
5. Seringkali ada komentar yang menyisipkan link dalam komentar yang relevan. Biasanya dilakukan secara manual. Contoh "Tutorial blog yang bagus mas. Jadi tahu bagaimana cara membuat permalink." Tidak ada tujuan lain selain mencari relevansi dan mengarahkan backlink demi memuja "sang dewa SEO".
6. Komentar jauh dari topik tanpa tedeng aling-aling. Contoh: "Ada berita bagus. Bisnis online ABC yang terbukti membayar, jangan lewatkan kesempatan ini. Langsung kunjungi LINK!".
7. Komentar dan atau nama komentator berisi link referral affiliate. Ini sudah jelas, tak ada toleransi sedikitpun!

Masih ada banyak contoh kasus yang berbeda, namun serupa identifikasinya. 

Kesimpulan

Komentar bisa menjadi sumber informasi yang baik dan menjadi alat berdiskusi dengan pengunjung, pembaca, atau sesama blogger. Konten yang relevan dan sangat bermanfaat seperti ini tidak boleh diisi dengan keyword-keyword dan link-link sampah. Oleh karena itu, sebagai wacana dan saran, sebaiknya anda mereview kembali fitur komentar blog anda demi kebaikan perkembangan web/blog, pengunjung, ranking web/blog, dan juga dunia internet pada umumnya. Menyampaikan dan berbagi komentar secara beretika adalah sesuatu yang indah...

Have a nice blogging, and... commenting :)

© copyright 2013 - 'til drop. buka-rahasia.blogspot.com

Berhati-hatilah Jika Menggunakan Widget Statistik Traffic Blog (agar tidak disalahgunakan)


Ada banyak sekali web service yang menyediakan layanan pemantauan dan analisis traffic. Salah satu yang paling kita kenal adalah Google Analytics. Meskipun sangat terkenal, penggunaan Google Analytics bersifat stealth, hanya pemilik website/blog saja yang bisa melihat statistik traffic yang terekam. Beberapa blogger, termasuk saya dan mungkin juga sobat semua, memilih untuk menayangkan sebagian kecil capaian traffic harian melalui widget blog. Oleh karena itu, layanan-layanan statistik blog yang memiliki fitur widget blog kemudian lebih menjadi pilihan. Sebut saja Sitemeter, Histats, Statcounter, Feedjit, Hitwebcounter, dan segudang layanan widget traffic blog lainnya adalah nama-nama yang acapkali menjadi bagian dari widget blog kita.

Keuntungan Menggunakan Widget Statistik Traffic

Tentu saja ada banyak tujuan dari penayangan widget traffic tersebut, dari menunjukkan jumlah visitor dan jumlah pageview blog kepada pengunjung, sebagai alat analisis traffic harian yang cepat (tinggal klik bagian link di dalam widget dan pada halaman yang muncul kita bisa langsung melihat kondisi traffic blog, tidak seperti Google Analytics yang terlalu ribet untuk sekedar melihat perkembangan traffic hari ini), hingga untuk "memamerkan" capaian traffic kepada advertiser (pengiklan) agar mereka semakin yakin. Kita tidak bisa begitu saja mempercayai satu sumber statistik traffic seperti site stats-nya Blogger, karena tentu memiliki beberapa kekurangan. Diantaranya adalah statistik yang dihimpun hanya pada permukaan saja dan hanya menampilkan jumlah berdasarkan pageview, bukan visitor.

Kerugian Menggunakan Widget Statistik Traffic

Inilah poin utama dari topik yang saya bicarakan kali ini. Penggunaan widget statistik traffic blog memiliki beberapa kelemahan yang disebabkan oleh beberapa hal. Sebagai suatu contoh riil, saya akan menggunakan kasus saya sendiri sebagai gambaran atas kerugian penggunaan widget ini. Sudah hampir dua tahun ini saya menggunakan widget Histats untuk menampilkan jumlah pengunjung yang sedang online. Pada awalnya saya tidak hanya menampilkan jumlah visitor online saja, tapi juga visitor harian, total visitor, pageview harian, dan total pageview. Hasilnya cukup baik untuk menarik advertiser dan yah, katakanlah "sedikit pamer" lah :). Namun saya kemudian mengurangi beberapa statistik yang ditampilkan (hanya menampilkan online visitor) karena pada akhir 2011 lalu saya mulai "mencium" ada yang mengambil kode widget tersebut melalui page source dan menayangkan di blognya. Ini mirip seperti beberapa kasus kecurangan yang saya tulis dalam salah satu artikel satir saya, Cara [Curang] Meningkatkan "Kualitas" Blog dengan Cepat.

Atas saran seorang sobat blogger, saya juga menutup akses ke beberapa halaman statistik di Histats agar halaman analisis keyword yang mendatangkan cukup banyak traffic ke blog saya tidak dapat dilihat. Karena memang, setelah si pelaku mengetahui keyword apa saja yang tampil di halaman pertama dia kemudian meng-copas beberapa artikel saya dan menerbitkannya di blog miliknya, dengan judul dan isi yang sama persis. Sempat beberapa waktu saya kalang kabut karena artikel-artikel curian itu berada di atas peringkat artikel saya, meskipun kemudian dengan sedikit upaya link building natural dan juga kedatangan Google Panda serta Penguin, artikel saya terselamatkan.

Sekitar 6 atau 7 bulan yang lalu, saya kembali menemukan kejanggalan pada dashboard Histats. Ada satu atau dua link referral dari Google yang sama sekali tidak berhubungan dengan artikel apapun di blog ini.  Beberapa keyword berkaitan dengan sebuah produk dan menuju ke halaman-halaman sebuah toko online (atau landing page, saya kurang begitu tahu, karena tidak melakukan cek). Beberapa keyword lainnya menuju ke halaman-halaman sebuah blog yang ber-niche (maaf) p*rno. Saya cukup terkejut, namun bisa langsung menebak apa yang terjadi.Sampai pada tahap ini saya masih membiarkan. Biarlah, toh dengan memasang widget saya bukan berarti toko itu langsung laris, atau blog p*rno tersebut kemudian kebanjiran traffic. (Note: Mungkin sampai saat ini, beberapa web/blog masih menggunakannya)

Datang lagi kejanggalan lain! Sebelumnya, terus terang saya memiliki aktivitas yang cukup minim di blog ini selama hampir 1 tahun ini, sebab pekerjaan online dan offline lain cukup menumpuk, hingga saya jarang memperhatikan widget statistik yang dipasang tepat di footer widget sebelah kiri. Kira-kira dua minggu yang lalu, saya mendapatkan pesan dari seorang advertiser yang hendak memasang iklan, namun juga mempertanyakan jumlah pengunjung online yang cukup sedikit. Hal ini bertolak belakang dengan screenshot pengunjung unik harian dan bulanan pada Google Analytics dan Histats yang saya sodorkan pada advertiser tersebut. Saya tidak langsung membalas namun memutuskan untuk menelusuri lebih jauh.
Contoh stats traffic harian riil dari Histats

The Case Study

Saya mulai melakukan case study kecil-kecilan untuk melihat hal yang sebenarnya. Pengamatan saya mulai dari widget Histats. Dan memang benar, saya melihat penurunan drastis pada jumlah pengguna online. Namun demikian, herannya jumlah online user di dashboard histat cukup tinggi! Memang, jumlah online user pada histats (live) akan sangat jarang memiliki jumlah sama persis dengan wudget karena widget akan refresh jika halaman di reload, tapi perbedaannya sangat signifikan! Widget menunjukkan 11 online user sedangkan halaman users online (live) pada dashboard histat pada saat yang hampir bersamaan menunjukkan 44 orang online! Saya refresh halaman blog berkali-kali, namun tetap menunjukkan jumlah yang tidak jauh dari sebelumnya. Dan saya menyayangkan diri saya sendiri karena ini baru disadari sekarang, sebab mungkin sudah terjadi cukup lama, berbulan bulan. Setelah jarang online dan sibuk dengan pekerjaan di "dunia nyata" saya hanya melihat dan berpatokan pada Google Analytics. Tentu ini sebuah pola buruk yang tidak patut ditiru oleh para pelaku dunia online. :)

Kasus lain yang lebih membuat saya geleng-geleng kepala adalah, kadang-kadang widget histats "diam di tempat" alias "macet" meskipun sudah direfresh dengan jarak satu sampai dua menit, dan hal ini sering terjadi, bahkan kadang hingga beberapa jam. Ada apa gerangan?!  Dua kejanggalan aneh.

Saya kemudian teringat bahwa widget Histats ini juga digunakan oleh beberapa website lain. Jika referral link menuju website yang memasang widget saya juga ikut terlacak, maka logika seharusnya adalah traffic tersebut ikut terhitung, dan tentunya jumlah visitor justru bertambah (karena visitor website-website itu ikut terhitung, menguntungkan bukan? tuing2 :p ). Tapi... kenyataannya tidak. Yang terjadi adalah, menurut dugaan saya saat ini, tracker pada widget menjadi kacau, jumlah mana yang seharusnya ditampilkan, milik blog saya atau milik blog yang memasang widget histats blog saya? Dan jumlahnya tidak hanya satu.... Saya juga berhipotesis bahwa "kemacetan" itu mungkin juga disebabkan oleh banyaknya halaman dari beberapa website berbeda yang harus direkam, sehingga justru statistik pada widget menjadi kacau balau.

Mungkin agak kurang meyakinkan, namun sebelum membuat hipotesis di atas, saya telah mencoba hal yang sama pada Sitemeter yang dipasang pada dua website berbeda, namun dengan satu ID user. Hasilnya, jumlah traffic, visitor, dan online user jauh berbeda jauh dari statistik lain yang saya gunakan. Ini sekaligus menjawab pertanyaan mengapa banyak webmaster yang memakai salah satu dari 3 layanan statistik traffic seperti Statcounter, Sitemeter, dan Histats kini menggunakan hidden tracker atau hanya memasang widget logo atau tulisan. Logo ini masih berfungsi sebagai tracker, apabila diklik tetap akan menampilkan halaman statistik (kondisi login), tapi tidak akan membuat yang lain curang dan menggunakannya karena tidak menampilkan apapun.

Sebagai kesimpulan awal, ternyata meskipun widget memiliki ID, tapi bisa digunakan di sembarang tempat dan tracker tidak melakukan pembatasan pada website yang seharusnya dilacak. Sistem pun menjadi kacau. Saya sudah melayangkan informasi bug dan complaint ini ke Histats. Seharusnya ID unik memang benar-benar digunakan dan diijinkan pada satu blog yang sudah didaftarkan dan ID hanya milik blog itu, yah seperti widget PPC KlikSaya setidaknya lah (bukan promo!), saya sekedar kagum dengan sistem yang digunakan kliksaya.

Mungkin akan ada yang bilang, "Ah repot-repot amat sih ngurusin statistik traffic". Tidak repot kok. Justru ini adalah bagian pekerjaan penting. Mengetahui dan menganalisis traffic adalah bagian keseharian dalam memantau perkembangan traffic blog. Apakah traffic naik atau turun? Apakah user baru persentasenya jauh lebih banyak dari user yang sudah menjadi pelanggan? Dari mana saja datangnya user? Browser apa yang mereka gunakan? Post/artikel apa saja yang paling disukai/mendapat kunjungan terbanyak? dan masih panjaaaang lagi daftar pertanyaannya. Dengan mengetahui berbagai aspek statistik traffic, kita dapat merancang berbagai strategi untuk meningkatkan kualitas traffic, bukan hanya kuantitasnya. Nah, kalo statistik itu kacau, tidak benar, salah, bahkan palsu, bagaimana kita bisa melakukan analisis dengan benar? Permasalahannya bukan pada jumlah traffic yang besar atau kecil, tapi pada akurat atau tidaknya.

Sekarang (baru saja) saya sudah melepas widget Histats dan menggunakan versi hidden tracker. Karena jika harus melepaskannya secara total, sayang. Histats menurut saya adalah tracker dan alat statistik traffic yang cukup akurat, lengkap, dan gratis 100%.

Semoga dari kasus di atas ada beberapa bagian yang bisa diambil pelajaran. Terutama mengenai arti penting kebijakan penggunaan statistik traffic blog dan bagaimana agar kasus ini bisa dihindari.

Ke depan akan saya bahas mengenai analisis traffic dan bagaimana menggunakan hasil analisis untuk mengembangkan blog/web, salah satunya untuk mengukur tingkat konversi traffic. Kalo tidak saya bahas di sini, kemungkinan besar akan saya tuangkan di tautweb.com

Salam dan happy blogging, as always :)

© 2012 - 'til drop! buka-rahasia.blogspot.com. All rights reserved.

7 Tips Efektif Untuk Tetap Fokus Saat Menulis Artikel Blog

Fokus Menulis Artikel Blog
Blogging, bagaimanapun, meski hanya sebagai hobi ataupun profesi yang ditekuni dengan serius, membutuhkan fokus tinggi untuk memastikan berbagai hal seperti misalnya kualitas konten, traffic, dan bahkan  upaya meningkatkan pendapatan. Akan tetapi, dalam perjalanan memastikan semua pekerjaan tersebut berjalan lancar, ada saja "halangan" yang ditemui, dan kebanyakan adalah konteks sosialisasi diri dimana kini kita semua telah menjadi netizen yang begitu lazim berurusan dengan social media, mulai dari SMS yang sering masuk, Facebook, Twitter, dsb hingga ibu yang marah-marah karena anda belum mencuci piring sehabis makan! Haha, yang terakhir cuma becanda aja. :p

Tentu saja, hal utama dalam Blogging adalah menulis (to blog), dan sudah pasti menulis membutuhkan komitmen dan fokus yang sangat tinggi. Tahu tidak, apa rahasia yang dibutuhkan oleh artikel yang sobat posting di blog? Hanya ada dua! Yang pertama adalah konsep mengenai bagaimana artikel sobat bisa menarik traffic, dan yang kedua adalah.... Konsentrasi! Yang terakhir ini bukan main-main efeknya. Meski dipandang sepele, tapi konsentrasi menentukan hasil akhir. Semakin sobat fokus, semakin "Joss" artikel yang dibuat.

Salah satu alasan saya menulis artikel ini tentunya adalah berdasarkan pengalaman saya pribadi. Ternyata eh ternyata, betapa susahnya menjaga fokus dan konsentrasi itu. Adaaaa saja "halangannya". Ada ratusan, bahkan ribuan hal yang dapat memecah konsentrasi saat menulis. Ujung-ujungnya: penundaan dan pembatalan menulis artikel posting menjadi konsekuensi yang menyebalkan. Akhirnya saya harus menyusun siasat demi siasat untuk segera "menghancurkan" halangan-halangan itu. Dan tahu tidak? Halangan-halangan itu sebenarnya adalah hal sepele, namun saking kita anggap sepelenya, kita jarang memperhatikan dan mengaturnya sedemikian rupa. Selain sebagai sebuah tips ringan, posting ini juga saya tulis sebagai penyegar setelah kita berkutat dengan kode demi kode yang kadang bikin mata burem dan kepala nyot-nyotan. Benar tidak sih faktor-faktor berikut ini menjadi penghalang? Dan sekaligus berikut tips-tips yang saya rangkum dalam 7 poin. Here we go!

1. Set Mobile Phone dalam kondisi silent!

Tentu ini bukan hal baru, mematikan nada dering telepon adalah etika tidak tertulis ketika anda sedang kuliah, mengajar, belajar, rapat, dan bahkan saat sholat Jum'at! Telah terbukti bahwa nada dering telepon/sms dapat membuyarkan konsentrasi, tidak hanya pemiliknya sendiri, tapi juga semua orang yang mendengarnya. Nah betapa etisnya juga jika sobat menerapkan hal yang sama ketika menulis blog. Jika menulis blog adalah sebuah kebutuhan dan pekerjaan, maka sudah barang tentu mematikan nada dering HP adalah salah satu etika pribadi. Bahkan bagi saya pribadi, mematikan nada dering saja tidak cukup, suara getarnya "Zeeebbb.....Zzzzeeeebbb...." cukup menggangu telinga dan fokus juga. Apalagi jika menulis pas tengah malam, hmmmppfff... kadang bikin kuduk juga merinding! (Apa hubungannya??!!!)

Bertanggungjawab terhadap suara panggilan telepon atau SMS memang penting, tapi sobat harus bisa membuat komitmen pribadi untuk bisa menentukan prioritas mana yang lebih penting. Misalnya, jika melakukan cek SMS adalah prioritas kedua, maka selesaikan dulu menulis blog. Menulis adalah pekerjaan yang sangat penting jika sobat mengaku sebagai blogger.

2. Boikot Social Media!

Tuing! Tiba-tiba angka notifikasi Facebook nongol di tab window Facebook yang masih terbuka. Mau tidak mau, ketika menulis artikel blog, notifikasi itu terlihat juga. Otomatis fokus menjadi terpecah. Lalu, di antara keinginan untuk melanjutkan proses menulis atau menengok notifikasi itu pun menjadi perang batin... "Hmmmm... jangan-jangan 'si dia' habis komen di statusku, ya? Duh, penasaran...." Setelah itu, aktivitas  menulis blog seketika berubah menjadi menulis puluhan komen berturut-turut.... Selesai sudah. Batal, or at least.. ditunda. Besok ah...

Saya sendiri sering menjadi "korban" social media seperti contoh di atas. Aktivitas sepele seperti saling berkomentar di Facebook, tweet, retweet, dll ternyata memakan waktu yang banyak, dan, yang paling esensial, mampu merusak fokus, konsentrasi dan bahkan mood. Jika sobat sudah membuat komitmen dan target untuk menerbitkan posting pada jam tertentu, maka semua bisa buyar gara-gara hal tersebut. Selain itu, kualitas artikel tidak akan sama lagi karena ide atau gagasan bisa lenyap atau berubah seketika jika ada gangguan fokus. So, boikot social media ketika menulis posting!! kalo perlu sekalian demo aja! (Kidding...).

Tab-tab dalam window browser masing-masing adalah dunia yang berbeda bagi sobat. Pastikan window atau tab yang terbuka berkaitan dengan urusan menulis posting, misalnya post editor, Google, halaman yang kita jadikan referensi, dan sejenisnya. Selain itu, tutup!

3. Hindari Mengecek Email!

Email sebenarnya bukan alat komunikasi instan dan live. Artinya, kita bisa membuka atau mengecek email ketika kita punya waktu yang tepat. Tapi biasanya sebagai blogger, yang tidak pernah terpisah dari dunia online dan internet, melakukan checking email menjadi pekerjaan rutin yang tak mungkin dilewatkan. Dikit-dikit refresh, dikit-dikit refresh.... Apalagi jika pakai aplikasi notifikasi email, hmmm... bakal sibuk tuh mata ngeliatnya. Dan biasanya pula, email menjadi alat komunikasi penting, dimana hubungan antar personal biasanya lebih formal dan mengandung kepentingan tinggi. Ketika buka email, jreeennnggg.. terbaca subjek... "Mau Pasang Iklan".... Langsung saja, tanpa ancang-ancang, membuka email tersebut, menuliskan ketentuan iklan, jenis iklan, biaya iklan, dan seterusnya secara panjang lebar. Bahkan posting yang ditulis tadi baru dapat satu paragraf, eh email yang ditulis sudah mencapai 5 paragraf. Batal lagi nulis postingnya. Hmmmm.... 

4. No Chat, alias No Talking-talking!

Meskipun saya belum pernah melakukannya, tapi saya sering melihat teman kerja saya suka sekali chatting melalui YM di sela-sela waktu kerja. Menjaga komunikasi dengan orang tercinta adalah hal penting, tapi bukan berarti harus pada waktu dimana kita sudah berkomitmen untuk melakukan pekerjaan penting. Sepertinya bukan hal yang bisa dimaklumi jika kita melayani orang yang sedang berada di rumah saja dan mencari hiburan melalui temannya, sedangkan kita sendiri sebenarnya sedang sibuk bekerja dan "mengadu nasib". Kesalahan siapa? Tentu saja kesalahan kita, karena kita memberi peluang kepada dia, sedangkan sebenarnya kita sedang tidak dalam kondisi yang sama. Hubungannya dengan blogging? Jelas, berbicara bukan dalam konteks hal yang sedang dikerjakan, baik melalui teknologi maupun secara langsung adalah hal yang tidak akan mendukung penyelesaian pekerjaan. So, sssstttt... diam dan fokus.

5. Buat Jadwal!

Planning, membuat rencana atau schedule, jadwal, adalah hal yang bagi saya pribadi merupakan hal penting. Meskipun sampai saat ini, menepati "janji" yang dibuat sendiri ini adalah hal yang beratnya minta ampun. "Hidup macam apaaa, jika tidak ada planning... oh..." (agak lebay dikit ah...). Tapi memang benar.... Menentukan jadwal dan jam tertentu pada setiap aktivitas yang kita lakukan akan membuat hidup lebih tertata. Hari ini, jam berapa saya berangkat kuliah? Sampe jam berapa? Main ke tempat pacar, jam? Trus nulis artikel blog jam berapa? Selesai dan diterbitkan jam berapa? Abis itu, mari Facebookaaan.....

6. Bantu Diri Sendiri untuk Tetap "Menyala"!

Merasa penat, pegal, bosan, encok, atau puyeng (asal bukan asam urat) adalah hal biasa ketika kita sedang melakukan pekerjaan yang membutuhkan intensitas tinggi. Nah, sekarang ketika semua hal berbau mobile, tentu sobat bisa membawa pekerjaan kemana-mana. Jika sobat butuh udara segar, bawa laptop ke tepi kali... udara sejuk akan membantu mengembalikan konsentrasi dan mengangkat mood kembali. Pada awal-awal saya melakukan pekerjaan menulis, menghabiskan 2 atau 3 gelas kopi adalah hal penting. Kita kadang butuh penyegar agar menjaga suatu aktivitas berjalan lancar dan efisien, dengan syarat penyegar tersebut tidak memecah konsentrasi kita.

7. Motivasi Diri Sendiri!

Tidak ada seorang pun yang dapat menjadi motivator terbaik saat sobat sedang berurusan dengan pekerjaan yang dikerjakan sendiri. Mario Teguh pun takkan sanggup! Motivator yang tepat adalah diri sendiri. Sobat memilih blogging sebagai sebuah hobi dan bahkan pekerjaan, dan sekarang saat blogging sudah menjadi bagian dari aktivitas sobat, dibutuhkan kekuatan internal untuk terus mendorong sobat menjalani komitmen itu. Katakan pada diri sendiri betapa maha pentingnya blog bagi diri sobat dan orang lain. Saya sangat yakin, satu-satunya semangat yang dimiliki blogger adalah blognya itu sendiri. So, mengapa tidak menghormatinya? Sekali sobat memahami arti penting blog bagi diri sobat, ke-enam poin sebelumnya tidak akan menjadi halangan berarti sama sekali. Dan sekali sobat memahami betapa pentingnya fokus dalam blogging, tidak akan ada satupun yang dapat mengganggu aktivitas ngeblog sobat.

Yup, that's the point! Intinya adalah bagaimana kita dapat menghormati dan melaksanakan komitmen yang sudah dibuat. Mulai cintai blog sobat, dan sobat akan melihat betapa besar efek cinta sobat, baik dalam bentuk traffic yang berlimpah, readership yang tinggi, dan bahkan pendapatan yang meruah. Have a nice blogging, dudes!

© 2012 - 'til drop. buka-rahasia.blogspot.com. All rights reserved.

Tentang Kasus Facebook Menuntut Ainun Nazieb (2 Milyar)

ainun - facebook
Sejak 3-4 hari yg lalu berita tentang Facebook menuntut Ainun Nazieb karena cloning theme santer terdengar di beberapa media berita dan blog. Saya sangat yakin sudah banyak sobat blogger yg mendengar berita tersebut. Artikel ini adalah sedikit tanggapan saya setelah pada awal saya mendengar berita ini beberapa hari lalu, saya cukup kaget juga karena kasusnya berkaitan dengan hak cipta, seperti yg akhir-akhir ini sedang saya cermati dan pelajari.

Kasus utamanya sebenarnya belum begitu memiliki titik inti yg jelas sebab sobat Ainun Nazieb sendiri baru akan bertemu dengan perwakilan Facebook pada hari Senin (21 November 2011) atau Rabu (23 November 2011). Sesuai dengan berita yg dimuat Okezone, Ainun diperkarakan oleh Facebook karena meng-cloning theme Facebook. Dulu saya memang pernah melihat theme itu. Saya sangat kagum dengan hasil kloning yg hebat, mirip dengan tampilan Facebook aslinya. Theme itu dikloning dari halaman user Facebook. Kemudian disesuaikan sedemikian rupa dengan Platform WordPress, lengkap dengan penyesuaian profil foto user (gravatar), deskripsi user (dari profil wp admin), dan lain lain. Theme ini dipakai sendiri oleh Nazieb pada blog pribadinya, serta kemudian dibagi-bagikan kepada teman-temannya yg tertarik. Sayangnya, dengan adanya kasus ini, sobat tidak bisa lagi melihat theme yg dinamai "Smells like Facebook" tersebut karena sudah diganti. Untuk deskripsi theme yg dimuat Ainun Nazieb silahkan lihat disini.

Salah satu sebab yg membuat Facebook tahu mungkin karena theme ini kemudian didistribusikan secara luas ke teman-teman Ainun. Bisa jadi, Facebook cepat atau lambat mengendusnya. Seperti kita tahu, templates atau themes gratis dapat menyebar dengan luas dan cepat.

Nah, dalam kaitan hak cipta, apakah perbuatan Ainun Nazieb melanggar?
Okezone dalam sequel berita selanjutnya, sesuai yg dituturkan seorang pengamat dari ICT Watch, Donny B.U, menyebutkan,
"Ini soal kreativitas dia (Ainun), tapi bukan dalam kreativitas desain. Kreativitasnya dia itu soal coding dan template. Apakah motifnya soal bisnis atau bukan, itu (themes Ainun) tetap bisa dianggap pelanggaran terhadap hak cipta,"
Dari penjelasan tersebut, ada hal pokok yg bisa disimpulkan, yaitu bahwa boleh-boleh saja kita berkreativitas, namun tetap harus memandang etika serta hukum. Kemahiran, kreativitas, atau kecerdikan adalah hal yg sangat penting dalam hal apapun, termasuk dalam blogging. Namun selayaknya kita mengerti etika dan hukum agar apa yg dilakukan tidak menyalahi aturan. Saya berpandangan rekan Ainun belum tentu bisa disalahkan 100% lantaran ada kemungkinan dia belum tahu tentang etika dan hukum (hak cipta) yg berlaku. Namun kita juga harus objektif dalam melihat permasalahan ini. Facebook tidak akan serta merta melakukan tuntutan hukum dengan denda sebesar 2 milyar tanpa alasan / landasan hukum.

Sungguh ini bagi saya, dan saya harap bagi rekan blogger semua, adalah pelajaran penting. Donny B.U, masih dalam artikel berita tersebut, melanjutkan,
Persoalan hak cipta ini memang sensitif dan harus dihargai oleh sesama pelaku kreatif. Ada etika dan aturan tertentu yang berlaku dalam soal kreatifitas. Namun memang tidak semua orang paham mengenai aturan dan etika ini.
Ya, secara pribadi saya sangat setuju dengan pendapat beliau di atas. Bahwa dalam melakukan kegiatan kreatif, kita para Blogger harus memiliki kesadaran penuh dan mempertimbangkan apakah kreativitas tersebut melanggar etika & hukum atau tidak. Jika iya, sekreatif apapun itu, saya kira tidak akan membawa kebaikan. Etika berarti bentuk atau sikap menghargai orang lain dan karya orang lain, sedangkan hukum berarti menaati aturan-aturan agar kreativitas tidak merugikan orang lain.

Memang jadi hal pelik kalau blogger sudah dipertemukan dengan etika dan hukum karena memang belum semua mengetahui tentang hal ini. Tentunya ini menjadi PR kita semua. Boleh-boleh saja berkreativitas, tapi apa yg telah kita bangun di dunia nyata sebagai bagian masyarakat, dan kini di dunia maya, yaitu etika & hukum, selayaknya tidak dilupakan & ditinggalkan.

Terlepas dari itu, saya merasa bangga dengan bentuk kreativitas sodara Ainun Nazieb. Kemampuannya dalam coding sangat mengagumkan. Itu menunjukkan bahwa Indonesia memiliki orang-orang yg handal dalam dunia web design. Saya pribadi mendukung prosesnya dalam berhadapan dengan Facebook. Karena ini adalah moment penting yg dapat memberikan banyak masukan bagi kita blogger Indonesia.

Secara pribadi lagi, pelajaran buat saya tentunya adalah dalam kloning/convert template/themes harus dilakukan dengan hati-hati, karena bisa jadi malah dituntut pembuatnya. Pekerjaan "convert-mengconvert" sebenarnya sudah bukan hal aneh lagi karena banyak blogger, coder, atau web designer melakukannya (terutama dari WordPress ke Blogger, hehe). Tapi kasus ini bisa menjadi warning bagi kita semua agar lebih berhati-hati. Tidak hanya dalam urusan convert theme saja, tapi widget, navigasi, hingga copas artikel tanpa ijin & sumber.

Salam & maju terus Blogger Indonesia!

Cara [Curang] Meningkatkan "Kualitas" Blog dengan Cepat!

buka-rahasia.blogspot.com"
Sebagai intermezzo aja nih, sobat Blogger semua. Buka Rahasia Blogspot pengen sedikit mengisi jeda karena proses mengumpulkan ide dan menulis beberapa materi artikel baru belum kelar-kelar juga. So, biar ga jenuh karena kepala mulai puyeng, saya mengajak sobat semua untuk sedikit mengenal cara curang dalam ngeblog. Hehe, baca judulnya mungkin menarik banget yah. Tapi semenarik itukah isinya? Jangan berharap banyak tapi ya. Ketika menulis artikel ini pun kepala saya masih dalam keadaan kosong. Jadi, biar mengalir aja lah isinya. Hehe..

Kita sudah banyak mendengar ada banyak cara serta jalan pintas yg "culas" & "curang" dalam usaha membuat blog tambah keren. Biasanya sih yg paling banyak adalah dalam hal SEO. Tidak terhitung lagi lah jumlahnya. Bahkan mungkin kita sudah terbiasa melihat cara-cara itu. Tapi tau gak, sebenarnya ada cara-cara curang lain yg sepele, tapi bikin banyak Blogger ngiri setelah melihat hasilnya (tentunya Blogger newbie). Cara-cara ini mungkin jarang terlintas atau kita tidak mengenalinya karena kita jarang ngecek kebenarannya. So, banyak blogger gak nyadar kalo sedang dikibulin. Eh, beneran gitu? Iya! Contohnya? Ini nih:

Cara [Curang] Meningkatkan Jumlah Feed Readers (Jumlah Pelanggan Artikel Blog melalui Feed)

Sering kita melihat widget feed readers nangkring di blog-blog. Widget feed kecil tersebut berfungsi menunjukkan jumlah readers (pelanggan/pembaca) serta sebagai quick link untuk melakukan submisi/pendaftaran langganan feed. Sebagai contoh adalah widget feed readers dari feedburner milik buka-rahasia.blogspot.com:

Kita bisa loh meningkatkan jumlah pelanggan hingga ribuan. Saya menemui cara ini banyak digunakan. Contohnya, buka-rahasia.blogspot.com bisa disulap memiliki pembaca feed hingga ribuan jumlahnya:
rss feed blog template 4u
Hebat kan? Hahaha. Masih ga percaya. Coba baca titlenya dengan mengarahkan mouse di atas gambar. Tuh benar kan tulisannya, "buka-rahasia.blogspot.com feed readers'. Rahasia nya dimana?

Tentunya jumlah tersebut bukan jumlah asli pelanggan feed blog ini, karena jumlah asli ada pada gambar di atasnya. Lalu bagaimana bisa jumlahnya dinaikkan? Caranya mungkin tidak asing lagi bagi sebagian sobat blogger. Ya, dengan memanfaatkan fitur "view page source" browser. Buka blog/web yg memiliki widget feed sejenis di atas serta mempunyai ribuan hingga puluhan ribu pelanggan feed. Copy kode widget feed blog/web tersebut. Lalu, pasang sebagai gadget blog. Biar lebih meyakinkan, kasih atribut title="feed blogmu" pada tag <a> nya. Dijamin, blogger lain bakal ngecessss... Hahaha.... 
Bagaimana cara mengetahui keaslian widget feed suatu blog? Gampang saja, arahkan mouse ke atas gambar/widget feed tersebut, lihat urlnya di bagian footer browser. Url pada widget feed pertama di atas adalah http://feeds.feedburner.com/blogspot/bukarahasia, sedangkan yg di bawah adalah http://feeds.feedburner.com/t4u, yg saya ambil dari blogtemplate4u. Url feed biasanya memiliki sebagian identitas/nama blog. Biar lebih jelas, klik saja widget tersebut. Jika yg nongol adalah halaman list posting yg bukan milik blog tersebut, sudah pasti widget feed itu palsu.

Cara [Curang] Meningkatkan Pagerank Blog dengan Cepat

Cara ini lebih dahsyat lagi, tapi juga harus ekstra hati-hati. Cara yg digunakan sama, yaitu dengan mengambil kode dari page source . Bedanya, tidak semua widget pagerank dapat digunakan di blog/web lain. Yg membedakan adalah, beberapa penyedia widget pagerank dibuat dengan sumber utama (url blog/web) pada saat widget dibuat di situs layanan. Beberapa yg lain melakukan generating pagerank ketika widget dipasang di blog. Perbedaan hasilnya, widget pagerank jenis pertama menentukan jumlah pagerank setelah widget pertama kali dibuat. Jadi ketika widget itu dipasang di blog/web manapun, dia akan menunjukkan nilai pagerank yg sama. Sedangkan yg kedua, widget pagerank akan menunjukkan nilai pagerank ketika halaman  web/blog di load.
Nah, untuk melakukan proses "pengibulan" pagerank dengan benar, cari widget pagerank jenis pertama, karena widget jenis itu dapat digunakan di berbagai blog/web dengan hasil nilai pagerank yg sama. Widget dengan sistem demikian salah satunya disediakan oleh mypagerank.net. Sedangkan contoh widget pagerank yg menunjukkan nilai pagerank blog/web setelah halaman web/blog diload adalah milik getrank.org.
Jika malas menggunakan page source, langsung saja masuk ke situs mypagerank. Masukkan situs yg sekiranya punya pagerank tinggi. Lalu ambil kodenya dan pasang di blog. Beres! Pagerank mu langsung naik dengan cepat. Wahahahaha....
Cara mengetahui pagerank palsu atau tidak: cukup gunakan Pagerank Toolbar atau Pagerank Checker. Kalo pagerank yg ditunjukkan beda, sudah pasti tuh blog pake "jurus pengibulan" tingkat 3. :-P

Cara [Curang] Meningkatkan Jumlah Traffic Blog dengan Cepat {Lagi-lagi!]

Hehe, sobat pasti udah nebak:  "Pasti dengan nyuri dari page source lagi, nih". Yup, emang bener. Tapi, apa yg dicuri? Tentu saja, kode page counter widget, yaitu widget yg menunjukkan jumlah pageview & visitor suatu blog. Widget page counter yg paling rentan adalah milik Flag Counter, karena kebanyakan blogger malas membuat widget counter dengan mendaftar. Tanpa pendaftaran account, widget dapat diambil serta diakses siapa saja.cara meningkatkan pengunjung blog
Cara mengetahui suatu widget visitor counter asli atau palsu gimana? Sebagai contoh, bagi widget Flag Counter serta beberapa widget sejenis lainnya:  cara melihat keaslian widget counter adalah dengan membuka beberapa kali atau merefresh halaman-halaman blog yg memasang widget itu. Jika jumlah tidak bertambah / tetap, dapat dipastikan widget tersebut palsu. Pernah widget counter blog ini dipakai blog lain. Karena widget saya buat dengan mendaftar (dengan membuat account gratis), saya dapat mengakali dengan mereset jumlah counter menjadi 0 lagi. hehe.

Tentunya, semua hak sobat blogger untuk menggunakan cara-cara curang dan bohong dalam ngeblog, termasuk juga mengambil artikel blog lain dan mengakui artikel tersebut sebagai hak milik. Tidak ada yg melarang bukan? Tetapi, sayangnya, para blogger kini tidak mudah dibohongi. Jadi pertimbangkan masak-masak sebelum menggunakan cara-cara seperti di atas. Bukannya mendapat pujian, rasa hormat dan kagum dari blogger lain, alih-alih malah bisa dapat cemoohan dan ketidakpercayaan.
Blog adalah cerminan sifat & sikap pemiliknya bukan?

Salam Blogger!
mencuri adalah pekerjaan pengecut! © buka-rahasia.blogspot.com

Perangi Pencurian Konten dengan DMCA Blogger (Panduan Praktis)

buka-rahasia.blogspot.com - pencurian konten blogger
Pencurian konten / artikel blog serasa menjadi hal basi karena sejak blog ada, wacana ini terus dibicarakan dan seolah tiada habis-habisnya. Tapi memang, alasan di balik itu sangatlah kuat dan bisa dipahami. Banyak blogger yg mengeluh atas kasus pencurian konten yg menimpa mereka, termasuk saya. Sangat lah disayangkan apabila konten yg telah dibuat dengan jerih payah, dengan pemikiran mendalam, bahkan ada pula yg dengan riset dan uji coba, dicuri mentah-mentah tanpa penyebutan sumber sesuai ketentuan. Kebanyakan pencuri konten adalah newbie blogger (atau yg ingin selamanya menjadi newbie). Saya sendiri sudah begitu jengkel dengan banyaknya artikel blog ini yg terus saja dicuri tanpa ada penyebutan link sumber. Tulisan-tulisan yg dibuat orang dengan mudahnya diakui sebagai tulisan sendiri. Sebuah mentalitas yg sama sekali jauh dari dunia blogging pada awalnya. Alih-alih, rasa malas lah yg ditonjolkan. Yg terburuk, ketidakmampuan menulis menjadi alasan yg sebenarnya justru menunjukkan bahwa si pencuri konten tidak pantas menjadi seorang blogger. Bukankah blogger adalah seorang penulis?

Bagi sobat yg mengalami hal serupa, tentu bisa merasakan hal yg sama. Kabar baiknya, kini sobat bisa bergerak lebih luas untuk memerangi pencurian konten serta menuntut penghapusan konten dari blog yg memuat konten curian. Google memiliki layanan DMCA Complaint dan Notice secara online yg mempermudah kita melaporkan suatu konten curian untuk ditindak. DMCA notice ini berlaku untuk seluruh produk Google, termasuk Blogger. 

Mengapa Menggunakan Blogger DMCA?

Menggunakan DMCA notice adalah cara paling ampuh atas pencurian konten. Ada banyak kasus yg menyebutkan bahwa banyak pencuri konten yg mengabaikan peringatan dari pemilik konten asli, baik berupa komentar maupun teguran melalui email. Mereka tidak menggubris sekalipun dan tidak memberikan reaksi yg diharapkan yaitu pemberian link sumber atau penghapusan konten. Selain itu, ada pula kesulitan untuk melacak pemilik blog karena memang para pencuri konten biasanya tidak mempunyai jejak identitas di dalam blog atau media lain. Biasanya mereka "malu" untuk mengekspos dirinya dan bersembunyi. Bisa dibilang, dia punya blog tapi dia bukanlah seorang blogger. Untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut, dan sebagai puncak reaksi atas pencurian artikel, saya sarankan melaporkan pencurian konten melalui Blogger DMCA. 

Alur & Proses Complain Melalui Blogger DMCA

Ada beberapa proses yg dilalui untuk melayangkan komplain DMCA, namun jangan kawatir layanan Google yg berkaitan dengan DMCA kini melalui proses yg cepat, sekitar 24 jam atau paling lama hanya beberapa hari. Tidak seperti dulu, di medio 2010, saya harus menunggu hingga satu / dua bulan.
Berikut alur serta prosesnya:
1. Ditemukan adanya konten yg dicurigai oleh seorang blogger sebagai konten curian dari blognya atau blog lain.
2. Si Blogger lalu melayangkan surat DMCA takedown. The Blogger Team kemudian melakukan proses verifikasi validitas konten. Konten yg dicurigai ditarik menjadi bentuk draft, blogger yg dicurigai diberi notifikasi, dan salinan komplain DMCA dikirim ke chillingeffects.
3. Sampai proses ini, si blogger yg dicurigai mencuri konten memiliki hak untuk melayangkan surat tanggapan (counter notice) jika yakin bahwa kontennya bukan curian.
4. Jika terbukti konten tersebut curian, The Blogger Team akan menghapusnya dari blog tersebut. Jika tidak, maka content tersebut dikembalikan / diterbitkan kembali dalam 10 hari.
Jika sebuah blog mendapat banyak komplain secara terus menerus karena kasus pencurian konten, Blogger kemudian akan mempertimbangkan tindakan lanjutan berupa penghapusan blog tersebut dari layanan Blogger.

Cara Menulis Online Blogger DMCA

Membuat dan menulis surat DMCA sangat mudah. Sobat tinggal mengisi form secara online dan memasukkan beberapa data yg dibutuhkan.
1. Masuk ke DMCA untuk produk Blogger, klik disini.
2. Isikan kontak info berupa nama lengkap, nama perusahaan (bisa nama blog / url blog), nama pemegang hak cipta, serta email.
3. Di bagian 'copyrighted work', isikan url konten asli blog. Buat baris baru jika lebih dari satu. Isikan pula deskripsi mengenai copyright konten tersebut. Saya sarankan untuk mengisinya dengan detail copyright konten yg telah didaftarkan di layanan copyright. Saya biasanya melampirkan detail konten dan url yg memuat hak cipta yg saya daftarkan di myfreecopyright.com & dmca.com. Jika tidak ada, beri deskripsi singkat mengenai pembuatan artikel, seperti tanggal dan lain sebagainya. Jangan kawatir jika konten curian dibikin maju tanggal pembuatannya (back date), karena blogger memiliki data sesungguhnya kapan artikel tersebut dibuat.
4. Isikan url halaman artikel yg memuat konten curian. Klik 'add an additional field' untuk menambahkan form baru apabila url lebih dari satu.
5. Di bagian "sworn statements" (pernyataan sumpah), klik / centang "Please check to confirm" untuk mengkonfirmasi pernyataan bahwa anda lah pemilik konten sah dan bahwa konten yg ada di blog lain tidak memiliki hak cipta atau autorisasi dari anda.
6. Di bagian "signature", isikan tanggal pembuatan surat komplain dan tandatangan digital (digital signature) berupa nama lengkap persis seperti nama yg telah diisikan sebelumnya.
7. Klik "Submit".

Konfirmasi penghapusan konten (klik gambar)
The Blogger Team akan mengirim email balasan yg menyatakan bahwa surat telah diterima dan proses akan dilakukan (lihat contoh email balasan Blogger Team) Lama proses verifikasi dan take down tergantung jumlah antrian komplain serta banyaknya konten yg diadukan. Jika proses beres, akan ada email lagi dari the Blogger Team yg menyatakan bahwa konten dari Blog A dan Blog B (jika lebih dari satu) telah dihapus atau bahwa konten di Blog C tidak dapat dihapus karena tidak sesuai dengan hasil verifikasi (jika ternyata kecurigaan dianggap salah). Untuk yg terakhir saya belum pernah mengalami. Namun, sobat bisa kembali melakukan DMCA complaint ulang apabila punya keyakinan bahwa konten memang dicuri. Beri deskripsi hak cipta (copyright) yg lebih kuat dari sebelumnya agar hasil sesuai harapan.
Happy Blogging.

Reference:
Blogger Buzz
Google Public Policy

I hereby declare the war against content theft / piracy.
Regards,
mencuri adalah pekerjaan pengecut! © buka-rahasia.blogspot.com

VIVAnews - Google Hukum Pencuri Konten dengan Page Rank

Pengantar dari buka-rahasia.blogspot.com:
Saya menemukan artikel ini di VIVAnews. Sangat menarik sekali untuk disimak karena, meskipun singkat, memiliki poin penting dan perlu digarisbawahi, yaitu mengenai pencurian konten dan google PageRank (yg ini bukan pagerank toolbar, melainkan realtime pagerank sebuah halaman blog/web di urutan hasil pencarian [SERP]). So, I decided to 'blog this' and share it with you all. Selamat menyimak. 

VIVAnews - Penggunaan internet di Indonesia semakin berkembang. Namun aspek etika dalam berinternet tampak masih diabaikan, terbukti terdapat sejumlah kasus pencurian konten yang meliputi artikel dan data tanpa menyebutkan sumber aslinya.

Bahkan, hasil curian konten bisa digandakan di berbagai situs. Untuk menekan pencurian tersebut, Google memberlakukan sistem page rank (ranking halaman).

“Pencurian konten harus diberantas. Untuk itulah kami berlakukan sistem rank page,” kata Ross LaJeunesse, Head of Asia Pacific Public Policy and Government Affairs Google, di sela-sela Diskusi Internet Sehat di Hotel Harris, Jakarta, 16 September 2011.

Dengan sistem ini, kata Ross, konten yang asli akan ditampilkan dalam halaman pertama di mesin pencarian Google. 

“Sistem ini memberlakukan algoritma berbagai konten, sehingga konten jiplakan akan terdegradasi oleh sistem,” ucapnya. “Konten jiplakan, dengan sendirinya akan terkena penalti, yakni tidak ditampilkan dalam mesin pencari Google."

Penerapan sistem page rank tersebut disyukuri oleh berbagai kalangan pengguna internet, terutama para blogger. “Dengan demikian, penjiplak akan mati dengan sendirinya,” ujar Nukman Luthfie, pengamat online. 

Nukman mengaku sangat resah dengan pencurian dan penjiplakan konten.

Meski demikian, Nukman berharap, lebih baik para pegiat online tetap fokus untuk membuat konten yang berkualitas.  “Lebih baik kita buat brand yang kita kelola,” tambahnya. “Bila konten kita berkualitas, orang akan berkunjung ke website yang kita buat dengan sendirinya. Apalagi kalau konten kita menarik,” ucapnya.

Ditambah lagi, kata Nukman, pencuri konten akan mendapat penalti dari Google serta cacian dari masyarakat. “Ini akan efektif untuk menghentikan langkah para pencuri konten,” ucapnya.

'via Blog this'
image by: Lorelle

Hindari 9 Hal Dalam Berkomentar di Blog


Salah satu cara untuk meraih backlink, atau link yang merupakan linkback dari sebuah halaman web/blog ke halaman web/blog yg lain adalah dengan berkomentar serta meninggalkan link dengan keyword tertentu. Akan tetapi kadang hal ini jadi merusak esensi & fungsi fitur komentar blog dan justru menjadi ladang spam yg tidak diharapkan oleh pemilik blog. Tentu saja ini sangat merugikan. Akhir-akhir ini saya sering pula menemukan banyaknya spam di blog ini yg sama sekali jauh dari konteks pembicaraan di dalam posting serta tidak memberikan value apapun. Tujuan berkomentar adalah untuk menyampaikan respon yg sesuai serta untuk berdiskusi dan menemukan solusi. Hal inilah yg melatarbelakangi adanya fitur blog comment. 

Melihat hal ini, saya ingin berbagi sekaligus menyampaikan comment policy di Blog buka-rahasia.blogspot.com. Comment policy ini dibuat karena saya banyak menemukan komentar-komentar yg dibuat sangat serampangan sehingga jelas sekali itu ditujukan sebagai spam atau nampak (bagi search engine maupun mata manusia) sebagai spam. Tentu saja komentar seperti itu sangat merugikan karena berdampak besar bagi SEO dan traffic. Pastinya, sobat Blogger semua tidak ingin mengalaminya juga, bukan?

Spam? Apakah blog nofollow mengenal spam? Bukankah link pada bagian komentar telah ditanami aturan rel=nofollow? Ada paradigma yg berkembang pesat bahwa hanya link dofollow yg memberikan linkback. Sehingga banyak yg berbondong-bondong mencari blog dofollow. Kenyataannya sama sekali tidak demikian. Google masih juga memperhatikan beberapa  link meskipun bersifat nofollow. Ini terbukti ketika saya melakukan cek pada "links to your site" di Google Webmaster Tools, ada banyak linkback dari blog atau website nofollow. Ini benar adanya dan telah banyak blogger yg mengetahuinya. Google juga akan memberi mark link juice pada halaman blog dan blog nofollow apabila terlalu banyak link tidak berkaitan (spam) dan terlalu banyak (excessive links). Para spammer rupanya mengetahui hal ini karena terlihat mereka tidak hanya berbondong-bondong berkomentar di blog dofollow, namun semua blog meskipun sebagian nofollow. 

Hal-hal yg Harus Dihindari/Tidak Dilakukan dalam Berkomentar di Blog

1. Jangan tinggalkan link di dalam komentar (comment post body)
Link di dalam komentar sangat mengganggu dan bersifat spammny karena sangat berkesan dipaksakan dan tidak memiliki keterkaitan dengan posting. 

2. Isi komentar yg tidak berkaitan dengan artikel/posting
Komentar berkualitas adalah komentar yg memang ditujukan sebagai respon/pertanyaan atas isi posting. Komentar yg sama sekali tidak bertujuan akan merusak isi posting tersebut dan akan mengurangi kesempatan anda untuk dapat berkomunikasi langsung dengan penulis dan menjalin hubungan yg baik. Jika memang tidak ada yg perlu disampaikan, hindari berkomentar. Isi komentar yg terkesan dipaksakan karena hanya ingin meninggalkan link justru merugikan anda sendiri karena itu tidak akan dipertimbangkan baik oleh penulis blog maupun oleh search engine. Contoh komentar yg tidak atau kurang berkualitas: "Thanks, gan!", "Pertamax!", "Makasih buat infonya" (meskipun artikel sebenarnya tidak hanya memuat info, namun tips yg dibuat secara mendalam atau widget yg sebenarnya telah dibuat dan dimodifikasi sedemikian rupa), dan masih banyak lagi. Isi komentar menunjukkan kualitas blog dan blogger serta menjadi sarana promosi blog dan blogger yg ampuh. Namun sebaliknya, sekaligus bisa menjadi alat penilaian yg bisa merugikan anda.

3. Nama komentator yg terlalu panjang dan bersifat spammy
Nama komentator adalah anchor text dari link komentator. Ini memang sangat bermanfaat untuk memberikan efek linking yg berkualitas. Namun nama yg terlalu panjang, biasanya berisi frase yg berlipa-lipat jumlah katanya atau bahkan dalam bentuk kalimat merupakan spam. Anchor text ini biasa digunakan untuk mengoptimasi deep link, atau halaman lain yg bukan halaman utama, misalnya posting atau kategori. Tahukah bahwa meninggalkan deep link di dalam komentar tidak akan berefek besar? Apabila anda harus mengoptimasi halaman posting, lebih baik lakukan melalui social bookmark atau usahakan ada blogger lain yg memuatnya di halaman posting. Efeknya akan jauh lebih besar dan link anda tidak akan dianggap spam. Selayaknya nama adalah identitas anda atau yg berkaitan dengan anda.

4. Terlalu banyak meninggalkan komentar dengan nama/anchor text sejenis dan berlebihan
Spammer sering mencari peruntungan untuk memastikan mendapatkan linkback dari sebuah blog. Meninggalkan satu link saja sebagai komentator adalah spekulasi, karena belum tentu menghasilkan linkback. Maka biasanya dia akan berkomentar besar-besaran di  banyak posting dalam sebuah blog. Hindari hal demikian apabila anda tidak ingin dianggap sebagai spammer tulen.

5. Menggunakan Caps Lock atau Capitalization (Penggunaan huruf besar dalam komentar)
TAHUKAH BAHWA PENGGUNAAN HURUF BESAR PADA KALIMAT SEPERTI INI DAPAT MENGGANGGU PEMBACA DAN MERUSAK MOOD MEREKA DALAM MEMBACA? ADA BANYAK PENELITIAN MENYEBUTKAN BAHWA PENGGUNAAN HURUF KAPITAL PADA HAL-HAL YG TIDAK PERLU DITEKANKAN DAN DIGUNAKAN SECARA BERLEBIHAN DAPAT MENYINGGUNG PERASAAN PEMBACA.

6. Menggunakan penekanan dengan huruf tebal (bold) dan miring (italic)
Penggunaan bold dan italic pada komentar posting sangat jelas ditujukan untuk menekankan halhal yg berkaitan dengan anchor text yg dioptimasi. Akan tetapi hal ini menunjukkan semakin jelasnya ketidakterkaitan antara komentar dan dan isi posting.

7. Komentar, nama komentator, dan link yg bersifat atau berkaitan dengan SARA & Porn*gr*phy
Telah jelas apa yg dimaksudkan bahwa banyak blog dan juga blog ini menghindari dan mengharamkan hal-hal yg berkaitan dengan dua hal tersebut. Meskipun tidak berkaitan langsung, namun hal hal seperti "gadis smp", "cewek kampus" dan lain sebagainya dapat dikategorikan dan berkaitan dengan porn*gr*phy.

8. Isi komentar yg sama dan diulang-ulang.
Salah satu cara paling malas bagi spammer adalah menggunakan pengulangan kata atau kalimat pada setiap komentar. Bisa dipastikan spammer hanya melakukan copy paste isi komentar yg telah dipersiapkan sebelumnya, atau menggunakan auto fill in comment, atau pun menggunakan layanan blog commenting dengan tool atau plugin tertentu. 

9. Menggunakan fitur komentar untuk Berpromosi
Komentar adalah sarana promosi bagi blogger dan blog-nya karena isi komentar merupakan cermin keduanya Namun, apabila promosi itu berkaitan dengan produk tertentu semacam afiliasi, produk komersil, dan segala sesuatu yg tidak berkaitan dengan posting adalah hal yg harus dihindari. Gunakan social bookmark atau direktori blog-web yg melegalkan isi semacam itu.

Komentar-komentar dengan karakteristik seperti di atas dengan terpaksa, tanpa tujuan atau tendensi lain, harus saya hapus dari blog ini karena sebelumnya telah mendapatkan warning dari search engine terutama Google. Dalam kaitannya dengan etika berkomentar, tentu saja ada banyak muatan subjektif dari saya sehingga tentu saja tidak semua blog memiliki kebijakan komentar (comment policy) yg sama. Posting ini sekaligus juga menjadi sarana berbagi ide mengenai etika berkomentar untuk menghasilkan kebaikan bagi blog dan komentator blog.

Regards,


mencuri adalah pekerjaan pengecut! © buka-rahasia.blogspot.com

Akhirnya, Blogger Merespon Pengaduan Pencurian Konten Blog Saya! (DMCA Complaint)

Sore ini saya menerima email mengejutkan dari Blogger Team tentang komplain duplikasi/pencurian konten yang telah diproses. Surat tersebut adalah respon dari Letter of DMCA (Digital Millenium Copyright Act) yang saya kirim ke Google.

Kabar  ini tentu saja cukup mengejutkan karena saya tidak menduga Blogger dan Google akan merespon secepat itu. Bahkan, saya juga tidak berpikir bahwa Blogger dan Google akan memprosesnya mengingat pernah beberapa teman blogger mancanegara bilang bahwa proses ini tidak akan pernah bisa cepat bahkan hingga setengah tahun. Ada pula yang komplain DMCA mereka yang bahkan belum diproses sama sekali.

Cerita ini berawal ketika ada kabar dari seorang teman blogger yang mengetahui bahwa ada dua artikel saya yang kembali dicuri. Semua cerita tentang pencurian tersebut saya sampaikan di Copycats: Kucing-kucing PENJIPLAK Bermodal Tikus! Saya kemudian melakukan semua proses yang juga saya muat di artikel tersebut, termasuk komplain DMCA copyright ke Blogger dan Google. Yang terakhir saya lakukan karena si pemilik tidak mau merespon sama sekali, bahkan tidak menunjukkan itikad baik untuk menambahkan link sumber sebagai syarat copy paste dari saya. Akhirnya saya menempuh jalan DMCA complaint tersebut ke Google.

Dan inilah respon email yang disampaikan Blogger Team:
Tambah bintang 

The Blogger Team

<blogger-support@google.com>
5 April 2011 05:54
Kepada: azmi.survivor@xxxx.com
Balas | Balas ke semua | Teruskan | Cetak | Hapus | Tampilkan aslinya
Hello,
Thank you for your note.
In accordance with the DMCA, we have completed processing your
infringement complaint and the content in question no longer appears on
the following URL(s):
http://xxxxxxxx.blogspot.com/2011/02/cara-ping-blog-dan-list-situs-layanan.html
http://xxxxxxxx.blogspot.com/2011/02/apa-dan-mengapa-harus-melakukan-ping.html
Please let us know if we can assist you further.
Regards,
The Google Team
Original Message Follows:
------------------------
From: azmi.survivor@xxxx.com
Subject: DMCA blogger
Date: Thu, 24 Feb 2011 16:43:13 +0000
> AutoDetectedBrowser: Firefox 3
> AutoDetectedOS: Windows XP
> IssueType: lr_dmca
> Language: en
> agree1: checked
> agree: checked
> companyname:
> country_residence: ID
> description_of_copyrighted_work: copyrighted at myfreecopyright.com:
>
> 1.Apa dan Mengapa Harus Melakukan Ping Blog/Website
> Category: Blog
> MCN: EDAQ2-SMFFD-K4QHF
> © copyright Tue Feb 15 19:14:21 UTC 2011 - All Rights Reserved
>
> 2. Cara Ping Blog dan List Situs Layanan Ping Terbaik
> Category: Blog
> MCN: ECDDP-SYRER-4DC4K
> © copyright Tue Feb 15 19:14:21 UTC 2011 - All Rights Reserved
>
> dmca_signature: ahmad khoirul azmi
> dmca_signature_date: February, 24 2011
> first_name: ahmad khoirul
> hidden_product: blogger
> last_name: azmi
> location_of_copyrighted_work: the contents at:
>1.http://buka-rahasia.blogspot.com/2011/02/apa-dan-mengapa-harus-melakukan-ping.html
  (Apa dan Mengapa Harus Melakukan Ping Blog/Website)
2.http://buka-rahasia.blogspot.com/2011/02/cara-ping-blog-dan-list-situs-layanan.html
> (Cara Ping Blog dan List Situs Layanan Ping Terbaik)
> represented_copyright_holder: ahmad khoirul azmee
> url_box:
http://xxxxxxxx.blogspot.com/2011/02/cara-ping-blog-dan-list-situs-layanan.html
http://xxxxxxxx.blogspot.com/2011/02/apa-dan-mengapa-harus-melakukan-ping.htm

Tanggal pengaduan tersebut adalah 24 Februari 2011 dan hanya sebulan lebih Blogger dan Google Langsung meresponnya. Sedangkan http://xxxxxxxx.blogspot.com, adalah url yang saya laporkan memiliki duplikasi dan melakukan pencurian konten tersebut. Meskipun sebenarnya masih banyak lagi artikel-artikel blog ini yang di co-pas tanpa permisi, namun saya belum melakukan langkah lanjutan terhadap blog-blog tersebut (lihat listnya di sidebar kanan bawah) kecuali nanti tidak ada respon sama sekali dari para pemilik blog tersebut.

Dua url dari artikel di ataslah yang saya komplainkan ke Blogger dan Google melalui Bantuan Pengaduan Pelanggaran hak cipta dan DMCA. Layanan ini menerima beberapa jenis pengaduan pelanggaran hak cipta dan permohonan untuk menghapus indeks konten curian dari search result, Blogger, keanggotaan Adsense, dan lain sebagainya. Seperti yang tertera di atas, saya hanya meminta penghapusan konten di Blogger dan Google index. Dari isi surat di atas, diketahui bahwa Blogger telah merespon pengaduan tersebut dan telah melakukan penghapusan artikel dari blog yang telah dicopy dari blog ini.

Saya juga menemukan bahwa Letter of DMCA saya ke Google dijadikan contoh surat komplain DMCA oleh chillingeffects.org. Anda dapat melihatnya di sini.

Sebenarnya saya tidak akan melakukan tindakan di atas apabila ada itikad baik dari pemilik blog yang saya adukan. Namun kenyataannya tidak demikian. Ini bukan berarti saya pelit dan tidak mau bersahabat, sama sekali tidak. Tapi selayaknya kita para Blogger saling menghormati. Jika harus copy-paste, mintalah ijin dari pemilik artikel dan gunakan link sumber artikel. Saya yakin pasti akan diijinkan. Berbagi ilmu adalah hal yang menyenangkan, selama itu dilakukan dengan fair. Pelajaran di atas bukanlah tentang keangkuhan, akan tetapi tentang bagaimana kita seharusnya membina mentalitas dan attitude yang baik. Blogging adalah kegiatan yang sarat akan kreatifitas dan intelektualitas, dan tentu saja, siapapun tidak mau itu dicuri dengan semena-mena. Let's play fair.

Thanks a lot to Blogger and Google!